BLESSING Property & Car
Wedang
www.kainbatikjogja.com ; Jl.Magelang km 5 kutudukuh 39 Yogyakarta.
News

Cara Pembuatan BatikCap

31 Agustus 2013

Batik cap
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Batik Cap adalah salah satu jenis hasil proses produksi batik yang menggunakan canting cap. Canting cap yang dimaksud di sini mirip seperti stempel, hanya bahannya terbuat dari tembaga dan dimensinya lebih besar, rata-rata berukuran 20cm X 20cm.
Proses Pembuatan

    Kain mori diletakkan di atas meja datar yang telah dilapisi dengan bahan yang empuk

    Malam direbus hingga mencair dan dijaga agar suhu cairan malam ini tetap dalam kondiri 60° s/d 70° Celcius

    Canting Cap lalu dimasukkan kedalam cairan malam tadi (kurang lebih 2 cm bagian bawah canting cap yang tercelup cairan malam)

    Canting Cap kemudian di-cap-kan (di-stempel-kan) dengan tekanan yang cukup di atas kain mori yang telah disiapkan tadi

    Cairan malam akan meresap ke dalam pori-pori kain mori hingga tembus ke sisi lain permukaan kain mori

    Setelah proses pengecapan pada kain selesai dengan berbagai kombinasi canting cap yang digunakan, selanjutnya kain mori akan dilakukan proses pewarnaan, dengan cara mencelupkan kain mori ini ke dalam tangki yang berisi warna yang sudah dipilih.

    Kain mori yang permukaannya telah diresapi oleh cairan malam, tidak akan terkena dalam proses pewarnaan ini.

    Setelah proses pewarnaan, proses berikutnya adalah penghilangan berkas motif cairan malam melalui proses merebus kain.

    Sehingga akan nampak 2 warna, yaitu warna dasar asli kain mori yang tadi tertutup malam, dan warna setelah proses pewarnaan tadi.

    Jika akan diberikan kombinasi pewarnaan lagi, maka harus dimulai lagi dari proses pengecapan kain sampai proses perebusan kain.

    Hal yang menarik dari batik cap adalah pada proses perkawinan warna, karena permukaan kain mori yang telah diwarna sebelumnya akan diwarna lagi pada proses pewarnaan berikutnya, sehingga perlu keahlian khusus dalam proses pemilihan & perkawinan warna.

    Oleh karena proses pewarnaan yang berulang-ulang dan menyeluruh pada setiap pori-pori kain mori, maka warna pada batik cap cenderung lebih awet dan tahan lama dibandingkan dengan batik yang lain.

    Proses terakhir dari pembuatan batik cap adalah proses pembersihan dan pencerahan warna dengan soda. Selanjutnya dikeringkan dan disetrika.

Ciri-ciri

    -Warna batik kedua belah sisi kain adalah sama
    -Warna batik lebih mengkilap
    -Motif tidak terlalu detail
    -Biasanya warna dasar adalah warna tua / gelap



Baca juga
  » 24 April 2014
Tren Sepatu Wanita Terbaru 2014
Seperti apa saja tren sepatu wanita di tahun 2014 ini? Temukan jawabannya disini.

  » 17 Maret 2014
Tips Memilih Pakaian Untuk Wanita Kurus
Bagaimana cara dan tips/trik memilih pakaian untuk wanita kurus? Disinilah jawabannya.

  » 1 Maret 2014
Cara Memilih Rok
Bagaimana cara memilik rok yang sesuai dengan bentuk tubuh anda. Inilah panduan memilih rok agar penampilan anda semakin mempesona.

  » 19 Februari 2014
Cara Memilih Sepatu High Heels
Ini dia cara memilih sepatu dengan cerdas agar tetap cantik menawan dikenakan bersama busana batik anda.

  » 17 Februari 2014
Cara Merawat Kain Sutra Batik
Bagaimana cara mencuci, merawat, menyetrika dan menyimpan kain sutra? Disini jawabannya.